Rumah | Tentang Kami | Keuntungan | Blog | Hubungi kami
Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 13-04-2024 Asal: Lokasi
Apa itu bahan bukan tenunan hidrofilik? Bahan bukan tenunan hidrofilik adalah kebalikan dari bahan bukan tenunan hidrofobik. Bahan bukan tenunan hidrofilik diproduksi dengan menambahkan bahan hidrofilik ke dalam proses produksi bukan tenunan atau dengan menambahkan bahan hidrofilik ke dalam proses produksi serat, yang kemudian menghasilkan bahan bukan tenunan hidrofilik yang legendaris.

Lapisan dasar hidrofilik spunbond bukan tenunan terbuat dari kain bukan tenunan spunbond polipropilen biasa dengan perlakuan hidrofilik, yang memiliki hidrofilisitas dan permeabilitas yang baik;
Ini adalah tekstil ramah lingkungan yang dapat bernapas, ringan dan memiliki daya serap tinggi; ini terutama digunakan dalam produk kebersihan seperti popok bayi, popok dewasa inkontinensia , dan pembalut wanita untuk penetrasi cepat dan membuat Anda tetap kering dan nyaman . Bisa dibilang hal itu sangat lumrah dalam hidup kita!

Hal ini karena serat atau bahan bukan tenunan pada bahan bukan tenunan hidrofilik merupakan polimer dengan sedikit atau tanpa gugus hidrofilik untuk mencapai sifat hidrofilik yang diperlukan untuk aplikasi bukan tenunan. Oleh karena itu, agen hidrofilik ditambahkan untuk meningkatkan gugus hidrofiliknya.
Agen hidrofilik dalam kain bukan tenunan hidrofilik dengan cepat mengurangi tegangan permukaan. Sebagian besar merupakan senyawa organik rantai panjang dengan gugus hidrofilik dan lipofilik.
1. Jenis surfaktan: surfaktan dan surfaktan nonionik.
2. Surfaktan nonionik: polisorbat (Tween Tween)-20.-40.60.80. dehidrasi sorbitan monolaurate (Span Span) -20.40.60.80. polioksietilen lauril eter (penjual Myrj)-45.52.30.35. pengemulsi OP (kondensat nonalkilfenol polioksietilen eter).
3. Surfaktan anionik: sabun lunak (sabun kalium), sabun keras (sabun natrium), aluminium monostearat, kalsium stearat, trietanolamin oleat, natrium lauril sulfat, natrium dodesil sulfat, minyak jarak sulfat, natrium dioktil sulfat suksinat dan sebagainya.
4. Surfaktan kationik: Jell-O, New Jell-O, Benzoil Klorida, Benzil Klorida, Brominasi Cetyl Trimethyl, dll.
5. Surfaktan amfoter: lebih sedikit; juga sebagai desinfektan dan antiseptik.
Faktanya, kain bukan tenunan hidrofilik spunbond sangat umum dalam kehidupan. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, penerapannya akan semakin luas. Selain itu, bahannya yang ramah lingkungan dan murah akan menjadi tren industri kebutuhan sehari-hari di masa depan.